Benarkah malam pertama selalu menjadi malam paling “menegangkan” bagi pengantin baru? Agar tak lagi memiliki pandangan keliru dan malam pertama menjadi malam yang berkesan, ada beberapa hal yang perlu diketahui sehubungan dengan mitos-mitos malam pertama.
Pada umumnya pengantin baru menganggap malam pertama (MP) adalah saat yang mendebarkan. Bagi sebagian orang, penyebab debaran jantung ini karena MP dianggap sebagai saat-saat yang menakutkan. Namun sebaliknya, sebagian yang lain justru berdebar karena merasa akan memiliki pengalaman indah seperti yang pernah ia lihat atau baca di novel, buku atau film.
Padahal tak jarang anggapan tentang malam pertama yang dimiliki calon pengantin tergolong keliru, sehingga beredar mitos-mitos di kalangan masyarakat . Munculnya mitos ini disebabkan karena minimnya pengetahuan calon pengantin terutama tentang seks.
SELALU MENYAKITKAN
Pikiran ini biasanya menghantui kaum perempuan. Biasanya ini terjadi karena ia sudah lebih khawatir vaginanya tidak mampu menampung penis yang besar akibat ereksi.
Fakta : Ini anggapan yang salah, sebab hubungan seks yang pertama kali dilakukan tak selalu menimbulkan rasa sakit, bila yang bersangkutan sudah mempelajari seksualitas pasangan sebelum berhubungan seka. Rasa sakit yang dialami, biasanya terjadi karenarespon seksualbelum terjadi secara sempurna padanya. Vagina masih terlalu kencang sehingga belum siap menerima penetrasi.
Ketika ada rangsangan, respon seksual akan muncul berupa ereksi pada pria dan pada perempuan terjadi perlendiran serta pelunakan vagina. Bila vagina belum melunak tapi sudah penetrasi akan timbul rasa sakit pada perempuan. Inilah yang menimbulkan rasa trauma. Selain itu, pemaksaan seperti ini bisa membuat mulut rahim pecah.
PENENTU KEBERHASILAN
Malam Pertama (MP) sering dianggap sebagai penentu keberhasilan dalam berhubungan seks selanjutnya. Ketika timbul kekecewaan, misalnya karena adanya pengalaman buruk saat MP, biasanya memang mempengaruhi perasaan saat hubungan seks berikutnya. Pengalaman ini akan kembali terbayang saat berhubungan seks berikutnya, sama halnya bila ternyata hubungan seks pertama itu berjalan menyenangkan.
Fakta : MP bukanlah pennetu keberhasilan dalam hubungan seks selanjutnya.
EJAKULASI DINI (ED) SELALU TERJADI SAAT MP
Fakta : ED tidak selalu terjadi saat MP. Ejakulasi Dini terjadi akibat gairah yang terlalu tinggi dan foreplay yang kurang. Padahal sebetulnya, gairah ini bisa dikendalikan bila pengetahuan yang dimiliki suami tidak memadai. ED bisa saja terjadi tapi hal ini wajar saja dan bukan pertanda buruk.
SEHEBAT ADEGAN FILM BIRU
Blue Film memang banyak yang memberikan kesan berhubungan seks yang indah, heboh, bisa penetrasi dengan foreplay singkat atau bahkan tanpa foreplay dan bisa penetrasi dalam waktu lama.
Fakta : Pada kenyataannya tidak selalu sehebat seperti adegan film biru.
Belajar seks dari film biru bahkan tidak dianjurkan karena adegan yang tampak disana tidak runut. Itu bukan pembelajaran seks yang baik sebab masing-masing pihak butuh ketenangan, belaian yang tidak terburu-buru dan penyelesaian psikologi yang baik. Apalagi perempuan yang penuh dengan perasaan. Ada kalanya sebelum berhubungan sebagian perempuan ingin ngobrol dulu atau dibelai untuk merangsang dirinya. Perlu diketahui, respon seksual yang baik pada wanita harus lengkap dan butuh waktu lama, yaitu sekitar 30 menit.
SEKS DI FILM BIRU ADALAH IDEAL
Fakta : Anggapan ini bisa menyesatkan sebab adegan yang tampak di film biru kebanyakan hanya rekaan saja. Apalagi bila suami mengganggap ukuran penis yang ideal adalah yang besar seperti yang tampak di blue film. Kebanyakan fim-film itu diperankan oleh orang-orang barat yang notebene bertubuh tinggi besar sehingga ukuran penisnya pun lebih besar dibandingkan orang timur yang memiliki ukuran tubuh lebih kecil. Sebaiknya pasangan pengantin baru sudak memiliki pengetahuan yang cukup mengenai seks sehingga mereka bisa lebih bijak dalam menyikapi adegan yang disuguhkan dan kemudian bisa memilih hal-hal yang baik.
PENIS BESAR, ISTRI PUAS
Tidak sedikit suami yang merasa khawatir tidak bisa memuaskan istrinya karena memiliki penis yang kecil. Ia pun lalu menganggap, istrinya baru akan puas jika penis pasangannya berukuran besar.
Fakta : Bukan ukuran besar kecilnya penis yang bisa memuaskan pasangan melainkan kekerasaan penis itu sendiri. Bila penis besar tetapi tidak bisa melakukan hubungan seks yang baik bukan tak mungkin justru Ejakulasi Dini yang terjadi.
SELALU NIKMAT
Sebelum menikah, banyak orang menganggap seks sebagai sesuatu yang nikmat, sehingga membayangkan MP pasti akan dilewati dengan indah dan nikmat bersama pasangan.
Fakta : Apesnya, tak sedikit pula yang kecewa. Sebab ternyata keindahan yang dibayangkan tidak terjadi di malam pertamanya. Penyebabnya karena pasangan pengantin baru tidak memahami seksualitas secara benar. Padahal jika mengetahuinya, seks pasti akan terasa nikmat. Namun sayangnya masyarakat kita tergolong malas belajar secara otodidak termasuk untuk hal yang satu ini. Oleh karenanya tidak menikmati itulah banyak pasangan yang frekuensi berhubungan intimnya makin lama makin berkurang. Apalagi bila suaminya egois karena hanya memikirkan kenikmatannya sendiri tidak peduli perasaan perempuan. Sedangkan istri karena merasa sakit tiap kali penetrasi sering mencari alasan agar tidak perlu melayani suaminya.
DARAH PERAWAN
Artinya, istri dianggap masih perawan bila saat berhubungan seks pertama kali mengeluarkan darah dari vagina. Namun bila tidak mengeluarkan darah, dianggap sudah tidak perawan lagi atau pernah melakukan hubungan seks sebelumnya.
Fakta : mitos ini sangat menyesatkan. Anggapan ini membuat banyak istri khawatir bila tidak mengeluarkan darah saat MP dan bisa menimbulkan kecurigaan pada suaminya. Padahal ketika dia mendapatkan respon seksual yang sempurna praktis semua organ reproduksinya menjadi lentur. Bila hal ini terjadi bukan tidak mungkin selaput dar (hymen) istri tetap utuh bahkan sampai menjelang melahirkan.
TAK PUAS = GAGAL
Fakta : Idealnya, saat berhubungan seks kedua belah pihak bisa menikmati dirinya dan pasangannya. Namun pada kenyataannya saat melewati MP pengantin baru justru lebih banyak yang gagal melakukannya. Mereka tidak selalu langsung sukses melakukan hubungan seks akibat pengetahuan seksualitas yang minim. Umumnya mereka menikmasti hubungan seks yang baik justru setelah berhari-hari mencoba yaitu 10-14 hari menikah. Sebetulnya hal ini tidak boleh terjadi, tetapi karena orang kita jarang mau belajar soal seksualitas sehingga situasi seperti ini akhirnya dianggap wajar saja terjadi.
MENYOBEK SELAPUT DARA PERTANDA KEBERHASILAN
Fakta : Ini anggapan yang salah dan tidak saling berhubungan. Belum tentu selaput darah bisa sobek saat MP justru menyobek selaput darah merupakan tanda terjadinya kegagalan respon seksual pada istri artnya sebetulnya istri belum terangsang sempurna saat penetrasi terjadi.
ARTIKEL LAIN : baca disini
read here
Posted by friendly |
No Comments »