Sudah Balita Masih Ngedot? Ini Dia Solusinya

REPUBLIKA.CO.ID, Anak yang sudah balita sebaiknya tak lagi minum dengan menggunakan dot atau ngempeng. Mengapa? Menurut dr Asti Proborini, SpA, IBCLC, dokter anak dan konselor Laktasi dari Kemang Medical Care, empeng atau dot tidak dianjurkan untuk bayi atau anak karena kebiasaan itu akan berdampak negatif pada anak.

Namun, bagaimana jika anak sudah terlanjur? Bagaimana cara mengatasi agar bisa lepas dari empeng? Asti memberikan triknya untuk Anda:

Kasih pengertian
Asti menyarankan, jika anak usia hampir dua tahun, cukup diberi pengertian saja. Kasih tahu anak dengan mengajak ngobrol. Katakan pada anak bahwa dia tidak boleh ngempeng lagi, ngempeng itu berbahaya. Biasanya, anak usia hampir dua tahun akan paham atau mengerti maksud ibunya.

Lupa sendiri
Jika dia menangis atau menjerit, biarkan saja. ”Nanti juga lupa sendiri,” kata Asti. Ketika si anak mulai lupa pada kebiasaan itu, buru-buru gantikan dengan hal lain seperti makanan.

Buku cerita
Bisa juga diganti dengan buku cerita. Bacakan buku cerita sebelum tidur.

Jangan manjakan
Asti menekankan agar jangan terlalu memanjakan anak. “Butuh berapa lama agar anak lepas dari empeng, sangat tergantung pada ibu dan anak itu sendiri. Seberapa tegas ibunya,” katanya.

p 89EKCgBk8MZdE Sudah Balita Masih Ngedot? Ini Dia Solusinya



Related posts "Sudah Balita Masih Ngedot? Ini Dia Solusinya":