Herpes adalah salah satu bentuk penyakit kulit yang sering dijumpai di kalangan masayarakat. Herpes yang oleh orang jawa sering dinamai “dab” atau “dampa” yang disebabkan oleh infeksi virus varisela zoster yang menyerang kulit. Infeksi ini merupakan reaktivitas virus yang terjadi setelah infeksi primer.
Infeksi awal terjadi di susunan saraf tepi, setelah itu muncul kelainan kulit yang lokasinya setingkat dengan daerah persyarafan yang terinfeksi. Daerah yang sering terkena adalah daerah dada (thorakal). Gejala awal, biasanya muncul keluhan demam, pusing, dan lemah disertai gejala local pada kulit yang terinfeksi seperti nyeri otot dan tulang, gatal, pegal, dan sebagainya. Setelah itu timbul eritema (bercak merah pada kulit) yang dalam waktu singkat akan menjadi vesikel (bintil kecil berisi cairan) yang berkelompok dan dapat membesar yang disebut bula dengan dasar kulit yang merah dan bengkak.
Verikel berisi cairan yang jernih kemudian menjadi keruh (berwarna abu-abu) terkadang mengandung darah. Disamping gejala kulit sering dijumpai pembesaran kelenjar getah bening sesuai tempat persyarafan lokasi yang terinfeksi. Terdapat hiperestesi (sensitive dan nyeri) pada daerah kulit yang terkena.
Bila herpes terjadi pada daerah mata akan terjadi kelainan dan penurunan fungsi pada mata, serta kelainan kulit pada daerah persyarafannya. Lain lagi bila lokasi infeksi pada wajah maka akan timbul gejala yang disebut Sindrom Ramsay Hunt yang diakibatkan gangguan syaraf wajah dan telinga yang akan memberikan gejala tidak berfungsinya otot muka (Paralysis Bell), kelainan kulit sesuai tingkat persyarafan, tinnitus (telinga berdenging), vertigo (kepala pusing serasa berputar-putar), gangguan pendengaran, mual dan gangguan pengecapan. Keluhan penderita herpes tidak berhenti sampai di sini saja. Setelah Neuralgia pasca herpetika yaitu rasa nyeri yang timbul pada daerah bekas penyembuhan dan berlangsung sampai beberapa bulan bahkan dapat terjadi bertahun-tahun dengan gradiasi nyeri bervariasi dalam kehidupan sehari-hari dan cenderung dijumpai pada orang yang menderita penyakit in pada usia dia atas 40 tahun.
Penyakit herpes tergolong menular, karena penyakit ini disebabkan oleh virus yang penularannya tergantung daya tahan tubuh manusia. Bila daya tahan tubuh bagus maka dia tidak akan tertular akan tetapi bila daya tahan tubuh melemah maka dia akan gampang sekali tertular melalui kontak langsung maupun tidak langsung.
Pengobatan penyakit herpes ini bervariasi tergantung lokasi, keluhan yang ditimbulkan, kondisi daya tahan tubuh penderita serta komplikasi yang ditimbulkan. Bila anda merasa terkena penyakit herpes segera berobat ke sarana kesehatan terdekat, mengingat komplikasi yang ditimbulkan bisa berakibat fatal. Menjaga kebersihan pribadi dan lingkungan penting untuk proses kesehatan selain menu makanan sehat dan vitamin untuk meningkatkan daya tahan tubuh penderita. Apalagi bagi anda yang hidupnya berdekatan dengan penderita herpes harus menjaga kondisi dengan makan makanan yang cukup gizi, jaga jarak dengan penderita serta mengkonsumsi vitamin untuk meningkatkan daya tahan tubuh agar tidak tertular mengingat penuebab penyakit ini adalah virus yang mudah sekali dalam proses penularannya
Personal Website, Internet Service, Iklan Baris Gratis Group : Catatanku | Pagerank Checker Tools | IP Visitor View | iklanbaris-kita | iklancepatlaku | iklan ariefew |











