Social Bookmark | | Posted by friendly
Belakangan makin banyak orang yang mengaku menghabiskan malam berselancar di dunia maya lantaran tak bisa tidur. Padahal kebiasaan ini jika dibiarkan malah bisa memicu banyak hal negative bagi tubuh.
Gangguan tidur yang dialami seseorang jika dibiarkan bisa memicu penyakit yang lebih parah. Spesialis kesehatan Jiwa, Prof Dr HM Syamsulhadi SpKJ, menyebutkan, setidaknya ada 5 jenis gangguan tidur, yakni early insomnia, middle insomnia, late insomnia, intermittent insomnia dan total insomnia. Early Insomnia yaitu mengalami susah tidur. Middle insomnia dialami bila seseorang terbangun disela tidur meski bisa tidur pada waktunya. Late Insomnia terjadi pada orang yang bisa tidur dengan mudah, tapi bangun lebih awal dari jamnya dan susah tidur lagi setelah terbangun. Disebut intermittent insomnia, orang sering terbangun atau tidur selalu terputus. Dan terakhir total insomnia, tidak bisa tidur sama sekali.
Gangguan tidur ini bisa disebabkan karena adanya penyakit fisik dan gangguan mental seperti stres, cemas, depresi, psikosis dank arena obat-obatan.
Ada tiga bentuk terapi yang bisa dilakukan untuk mengatasi gangguan tidur antara lain biologic, psikologik dan sosial. Terapi biologic di antaranya terapi kausa (dicari penyebabnya dan diatasi), terapi simtomatis (mencermati gejala), dan terapi kombinasi.
Sementara itu itu untuk terapi psikologik yang bisa dilakukan antara lain psikoterapi suportif, re-educatif, rekonstruktif, kognitif, psiko-dinamik, perilaku dan psikoterapi keluarga.
Terapi sosial dilakukan dengan menyelesaikan masalah yang bisa menjadi sumber stres (stressor), misalnya perkawinan, problem dengan orang tua, hubungan interpersonal, pekerjaan, lingkungan hidup, keuangan dan faktor keluarga.
..Karena sumbernya ternyata dari stres, maka ada baiknya untuk mengenali gejala stres emosional yang antara lain :
1. Detak jantung berdebar keras dan dada kadang terasa sesak meski perasaan itu berlalu dengan cepat.
2. Sering merasa kelaparan karena pola makan yang tidak sehat dan teratur. Kadang anda berpikir untuk mencoba merokok.
3. Ketiak selalu basah meskipun suhu ruangan normal.
4. Tidak menyadari anda sering kali berbicara terlalu lantang sampai-sampai rekan kerja menegur anda.
5. Sering marah, tapi dengan cepat menekan perasaan marah itu. Dari luar anda terlihat kalem, sedangkan di dalam anda merasa tertekan.
6. Leher kaku dan otot belakang punggung kejang,
7. Lelah, tapi sulit untuk tidur dan teru memikirkan masalah yang ada.
Jika tanda-tanda tersebut mulai anda rasakan, sebaiknya segera cari solusi untuk menguraikan. Jangan biarkan stres malah membuat tidur anda terganggu, yang ujung-ujungnya menjadikan asktivitas anda menjadi terganggu.
Mengatasi Insomnia dengan Herbal
Resep 1 : Biji buah pala
Cara pembuatan : Biji pala ditumbuk atau diparut lalu diseduh dengan segelas air hangat. Saat akan diminum beri sedikit gula batu atau madu. Minum ramuan ini 2 kali sehari, masing-masing segelas.
Resep 2 : Segenggam daun kopi muda
Cara menggunakan : Daun kopi dicuci lalu direbus dengan dua gelas air hingga mendidih. Minum air rebusan ini 2 kali sehari, masing-masing segelas.
Resep 3 : Seikat kangkung
Cara menggunakan : daun kangkung dicuci bersih lalu direbus. Makan kangkung rebus sebagai lalap. Lakukan setiap kali makan.
Resep 4 : Daun the chamomile
Cara menggunakan : minum secangkir the chamomile beberapa kali dalam sehari.
Resep 5 : Daun the oolong
Cara menggunakan : seduh daun the oolong, lalu ampasnya diambil dan dijemur sampai kering. Kumpulkan ampas daun the oolong ini sebanyak mungkin hingga dapat dijadikan bantal. Gunakan bantal the oolong ini setiap kali sulit tidur.
Personal Website, Internet Service, Iklan Baris Gratis Group : Catatanku | Pagerank Checker Tools | IP Visitor View | iklanbaris-kita | iklancepatlaku | iklan ariefew |











