Untuk sukses dalam karier dan dalam hidup, tidak cukup hanya kerja keras saja, tapi juga perlu kebiasaan-kebiasaan baik, semakin tinggi peluang anda untuk sukses di dalam hidup. Pada kenyataannya, kebiasaan baik ini adalah jalan pintas menuju sukses. Jika anda tidak punya dasar kebiasaan-kebiasaan sukses tersebut seperti gosok gigi atau mandi secara baik, bisa dipastikan orang-orang akan menjaga jarak, secerdas apa pun anda, atau sekeras apa pun anda dalam bekerja. Dalam scenario seperti ini, seseorang dengan kebiasaan bersih yang kerja kerasnya separuh dari kerja keras anda atau bahkan kurang dari separuh akan lebih sukses di dalam masyarakat. Contoh sederhana ini menunjukkan kekuatan kebiasaan-kebiasaan baik. Berikut, cara mengembangkan kebiasaan-kebiasaan baik.
SABAR
Kebiasaan tak bisa dibentuk dalam semalam. Untuk mengembangkan kebiasaan-kebiasaan baik yang tepat perlu latihan berhari-hari atau bahkan berbulan-bulan. Bersabar dan terus berusaha sehingga kebiasaan baik punya waktu untuk berkembang. Jangan tinggalkan setengah jalan karena frustasi. Ingat, kerja keras bukan hanya ingredient untuk mengembangkan kebiasaan baru. Yang paling penting adalah kesabaran dan pengulangan.
LATIHAN PENGULANGAN
Agar suatu aktivitas bisa berkembang menjadi kebiasaan, aktivitas tersebut harus sering diulang. Riset menunjukkan, setiap aktivitas yang diulang selama 21 hari secara perlahan akan menjadi kebiasaan. Kebiasaan memang berkembang dalam 1 atau 2 bulan jika aktivitas terus dilakukan berulang-ulang. Tidak berarti untuk membentuk kebiasaan perlu sejumlah besar upaya dan kerja keras. Tapi kebiasaan perlu waktu untuk berkembang karena aktivitas tersebut harus diulang-ulang agar bisa disimpan di dalam pikiran bawah sadar sehingga menjadi kebiasaan.
CERITAKAN KEPADA ORANG-ORANG TUJUAN ANDA
Ceritakan kepada orang-orang di sekitar anda tentang kebiasaan-kebiasaan baru yang akan anda kembangkan. Mereka dapat membantu anda meraih tujuan anda. Sebagai contoh, setiap kali anda secara tak sadar melanggar kebiasaan baru tersebut, mereka akan menunjukkan kesalahan anda dan anda mengoreksi diri sendiri. Anda juga ingin dinilai sebagai orang yang kata-katanya bisa dipegang. Karena itu, anda secara tak sadar menghindari melanggar kebiasaan baru di depan orang lain begitu anda mengumumkan tujuan baru anda.
BERIKAN PERINGATAN KEPADA DIRI SENDIRI
Tuliskan kebiasaan-kebiasaan baru yang coba anda kembangkan pada kalender dan letakkan di tempat yang akan anda lihat. Terus menerus melihat catatan ini memprogram pikiran bawah sadar untuk mengingat impian yang anda kejar. Setiap kali anda cenderung melanggar kebiasaan-kebiasaan yang baru terbentuk ini, pikiran bawah sadar anda akan mengingatkan anda. Jika anda punya tekad, pengingat ini akan membantu anda mencegah merusak kebiasaan baru ini.
KEMBANGKAN KEBIASAAN KECIL TERLEBIH DULU
Coba bentuk kebiasaan-kebiasaan kecil yang perlu lebih sedikit upaya sebelum mengembangkan kebiasaan-kebiasaan yang lebih besar. Begitu anda mengembangkan kebiasaan baru, kepercayaan diri anda akan meningkat dank arena itu anda dapat menghadapi tantangan baru yang lebih keras dengan lebih percaya diri. Upaya mengembangkan kebiasaan besar di awal dapat membuat frustasi.
FOCUS PADA MENGEMBANGKAN KEBIASAAN SATU PERSATU
Punya daftar panjang kebiasaan yang ingin anda kembangkan itu baik saja. Tapi melihatnya membuat anda tidak menyadari segala sesuatu sekali pandang. Bentuk satu kebiasaan sederhana yang menurut anda paling penting saat ini. Lalu lakukan langkah-langkah di atas untuk mengembangkannya. Begitu anda membentuk kebiasaan, teruskan kebiasaan selanjutnya dan raih dengan cara yang sama.
ADAPTASI SECARA PERLAHAN DENGAN KEBIASAAN BARU
Jangan buat perubahan mencolok pada gaya hidup anda untuk adaptasi dengan kebiasaan baru. Jika saat ini anda minum 5 cangkir kopi sehari dan ingin berhenti minum, mulai minum 4 cangkir per hari minggu ini. Ikuti dengan 3 cangkir kopi minggu berikutnya dan seterusnya. Perubahan tajam dalam gaya hidup dapat menimbulkan masalah kesehatan anda karena kebiasaan itu anda kembangkan seumur hidup. Bersabar dan bertahap dalam mengembangkan kebiasaan-kebiasaan baru.
VISUALISASIKAN HIDUP DENGAN KEBIASAAN BARU
Bayangkan beberapa kali sehari betapa bedanya hidup anda dengan kebiasaan-kebiasaan baru. Bayangkan hasil yang akan anda raih begitu kebiasaan-kebiasaan baru itu terbentuk. Pikirkan manfaat kesehatan yang akan anda dapatkan dengan kebiasaan baru. Bayangkan ini akan membuat pikiran anda ingin menerapkan kebiasaan baru dan karena itu lebih mudah dan lebih cepat membentuk kebiasaan baru. Dengan latihan langkah-langkah di atas, kebiasaan baik dapat dibentuk dan kebiasaan lama dapat dihilangkan. Filsuf Yunani Aristoteles mengatakan “Kita adalah apa yang terus menerus kita lakukan. Kecemerlangan, karena itu, bukan tindakan, tapi kebiasaan”.
TERIMA KRITIKAN SECARA RAMAH
Secara umum, kritikan bos kepada anda bisa dibenarkan. Kemungkinan besar anda tidak bekerja secara memuaskan. Ketika bos anda mengeluh, dia tidak ingin menyusahkan hidup anda. Tapi dia ingin membantu anda meningkatkan kinerja anda. Hal pertama yang harus diingatkan adalah bos melakukan ini dengan iktikad baik. Jadi, jangan merasa diserang.
Menangani kritikan termasuk ketrampilan yang pantas dipelajari, terutama jika bos yang mengkritik anda. Yang tak boleh dilakukan adalah merespon dengan marah. Bertindak defensive hanya membuatnya lebih tidak nyaman lagi, dan bahkan kemungkinan bos marah. Anda harus mengakui kritikan bos, tapi tidak berarti anda harus langsung merespon. Sangat bisa diterima jika anda menunda merespon dengan berkata, “Saya mendengar apa yang Bapak/Ibu katakana. Jika Bapak/Ibu tidak keberatan, saya ingin merenungkannya dan kembali kepada bapak/Ibu besok pagi.” Dengan melakukan hal ini, anda menampilkan diri sebagai orang yang mau mendengarkan dan yang sama pentingnya adalah, kesediaan untuk belajar dari kesalahan.
Cepat tersinggung mengirim sinyal anda tidak aman. Jangan terima kritikan sebagai serangan pribadi. Bos tidak menyerang anda atas apa yang anda lakukan. Ini bukan masalah pribadi, jadi jangan bereaksi seakan masalah pribadi.
Cara terbaik untuk bereaksi adalah menerima kritikan secara positif dan justru berterimakasih kepada bos untuk itu. Katakana kepada bos, “Saya benar-benar menghargai perhatian Bapak/Ibu pada pekerjaan saya. Saya akan berusaha sekeras mungkin untuk memperbaikinya. Terima kasih telah memperhatikan saya.”
Cara ini bukan reaksi khusus terhadap kritikan dan bos akan kagum dengan respons matang seperti ini. Ini adalah contoh dasar, cara mengubah minus jadi plus.
Personal Website, Internet Service, Iklan Baris Gratis Group : Catatanku | Pagerank Checker Tools | IP Visitor View | iklanbaris-kita | iklancepatlaku | iklan ariefew |











